Karantina Pertanian Cilegon Raih Penghargaan Kontributor penyempurnaan IQFAST

  • Bagikan

Karantina Pertanian Cilegon meraih penghargaan sebagai Kontributor Penyempurnaan IQFAST (Indonesian Quarantine Full Automatic System) dari Badan Karantina Pertanian ( Barantan). Penghargaan tersebut langsung diberikan Kepala Barantan Ali Jamil di Bogor, Kamis (18/03/2021).

Budi Setyawan dan Sunarko sebagai admin IQFAST mewakili KP Cilegon dalam menerima penghargaan dalam acara Workshop Teknologi Informasi Barantan yang berlangsung 17-19 Maret 2021 di Bogor Jawa Barat.

Kepala Badan Karantina Pertanian, Ali Jamil berharap era digital sistem Tahun 2021 IQFAST menjadi top 5 secara nasional.

“Tim IT harus punya kreasi untuk mengembangkan IQFAST agar 2021 menjadi top 5”, ujar Ali.

Arum Kusnila Dewi, Kepala KP Cilegon menyampaikan apresiasinya kepada admin iqfast serta seluruh pengguna iqfast di KP Cilegon atas berbagai masukan yang diterima. Berbagai masukan yang diterima lanjut Arum, ia sampaikan ke Barantan sebagai upaya penyempunaan IQFAST menjadi lebih baik.

“Point perubahan yang menghantarkan Karantina Pertanian Cilegon menjadi percontohan yaitu dalam hal pembayaran PNBP dengan sistem SIMPONI, menggunakan portal pembayaran percepatan yaitu dengan 2 Fase,” ujar Arum.

Fase I yakni, saat Media pembawa /MP telah tambat dipintu masuk dan atau keluar pabean dan telah mendapatkan izin bongkar dan atau muat sesuai volume MP ( satuan volume).

Sementara Fase II yakni pembayaran PNBP dari tindakan karantina terhadap MP yang masuk/bongkar dan atau keluar/ muat.

Adapun tujuan dari Pembayaran tipe 2 fase ini mempunyai keunggulan percepatan PNBP masuk ke Kas Negara serta Wujud integritas dari Manajemen dan Pegawai Balai Karantina Pertanian Kelas II Cilegon dalam amanatnya dalam Pelayanan Perkarantinaan dan UPTKP Penerima PNBP.

  • Bagikan